Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Satgas Jalan Berlubang Dikerahkan, Pemkab Banyuwangi Perbaiki Ratusan Titik Jalan Target Rampung Sebelum Lebaran

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengintensifkan perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran. Melalui Satgas Jalan Berlubang, ratusan titik jalan rusak mulai diperbaiki secara masif di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan.

Sejumlah ruas jalan strategis di kawasan kota menjadi sasaran awal perbaikan, di antaranya Jalan Kepiting, Kolonel Sugiono, MT Haryono, Imam Bonjol, Kartini, Sayuwiwit, DI Panjaitan, hingga MH Thamrin. Jalur-jalur tersebut, dikenal memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan menjadi akses utama aktivitas masyarakat.

BACA JUGA : Hari Bhayangkara ke-80: Dr. Zaibi Susanto Ajak Polri Wujudkan Tema "Polri untuk Masyarakat" Lewat Keadilan yang Dirasa, Bukan Sekadar Ditegakkan*

Satgas Jalan Berlubang Banyuwangi dibagi ke dalam empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), yakni UPTD Banyuwangi Kota, Rogojampi, Genteng, dan Bangorejo. Sejak Kamis (5/2/2026), seluruh tim bergerak serentak menyisir dan menambal ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso, mengatakan perbaikan jalan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Hari ini saja hampir 150 titik jalan berlubang sudah kami lakukan perbaikan. Target kami, seluruh jalan utama di Banyuwangi, baik di kota maupun desa, tuntas sebelum Lebaran,” ujar Budi, saat meninjau langsung proses perbaikan di Jalan Kepiting.

Menurutnya, perbaikan diprioritaskan pada jalan protokol dan ruas dengan volume kendaraan tinggi. Metode yang digunakan adalah penambalan hotmix agar hasil perbaikan lebih kuat dan tahan lama.

Budi menjelaskan, curah hujan tinggi menjadi salah satu faktor utama munculnya lubang jalan. Genangan air yang terus-menerus mengikis lapisan aspal mempercepat kerusakan struktur jalan.

“Hujan deras menyebabkan air menggenang dan menggerus sedimen aspal. Karena itu kami lakukan penanganan cepat, agar kerusakan tidak semakin meluas,” jelasnya.

Pemkab Banyuwangi juga menyiagakan tim Satgas secara penuh untuk merespons laporan masyarakat.

“Tim kami standby. Begitu ada laporan jalan berlubang, langsung kami tindak lanjuti dengan penambalan,” tegas Budi.

Ia menambahkan, percepatan perbaikan jalan ini bertujuan menekan potensi kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas warga saat Ramadan dan Lebaran.

“Ini bagian dari upaya kami memastikan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan di Banyuwangi,” pungkasnya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polresta Banyuwangi Bersama TNI dan Stakeholder Gelar Karya Bakti Bersihkan Pesisir Pantai Pancur
Next Article
Keterlambatan Sandar Kapal di Pelabuhan Perak Dikeluhkan Penumpang

Related to this topic:

Be the first to write a comment.