Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

BKPRMI Banyuwangi Gagas Istigosah Serentak, Serukan Doa Bersama untuk Kedamaian Daerah

BANYUWANGI || Bratapos.com – Menyikapi dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang kian kompleks, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banyuwangi, Achmad Sururuddin, SE, M.Pd, menyerukan gerakan istigosah bersama di seluruh wilayah Banyuwangi.

Gerakan doa bersama ini ditujukan bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya remaja masjid, Lembaga TPA/TPQ, serta jajaran Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) BKPRMI. 

BACA JUGA : Keluarga Ahli Waris Samoe Nurlatu Pasang Spanduk Larangan Aktivitas Di Lahan Pagar Seng Gunung Botak

Tujuannya jelas, yakni untuk memperkuat spiritualitas, mempererat persaudaraan umat, serta menjaga stabilitas sosial Banyuwangi agar tetap damai dan kondusif.

“Istigosah bukan sekadar doa, melainkan ikhtiar spiritual yang mampu melahirkan ketenangan batin dan semangat kebersamaan. Kami mengajak seluruh DPK BKPRMI, remaja masjid, TPA/TPQ, hingga masyarakat luas untuk bersama-sama bermunajat agar Banyuwangi terhindar dari potensi konflik dan gejolak sosial,” tegas Sururuddin dalam pernyataan resminya, Senin (1/9/2025) siang.

Rangkaian istigosah ini, dijadwalkan berlangsung serentak pada minggu pertama September 2025 di sejumlah masjid besar dan Lembaga TPA/TPQ binaan BKPRMI. Tidak hanya menghadirkan santri dan pemuda masjid, kegiatan ini juga akan menggandeng tokoh agama, pemerintah desa, hingga aparat keamanan setempat.

Menurut Sururuddin, langkah ini penting untuk memperkuat sinergi lintas elemen. 

“Kedamaian daerah bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kewajiban moral seluruh masyarakat. Dengan doa bersama, kita satukan tekad untuk menjaga harmoni sosial sekaligus memperkuat peran remaja masjid sebagai agen perdamaian,” ujarnya.

Sebagai organisasi kepemudaan Islam yang menaungi ribuan TPA/TPQ di Banyuwangi, BKPRMI menegaskan komitmennya hadir di garda depan dalam membina generasi muda yang religius, moderat, dan cinta tanah air. 

Seruan istigosah ini, menjadi bagian dari konsistensi BKPRMI dalam mengawal ketenteraman daerah melalui pendekatan spiritual dan sosial.

“Dalam situasi penuh tantangan, kami ingin memastikan bahwa nilai ukhuwah islamiyah tetap hidup, sehingga masyarakat Banyuwangi dapat menghadapi perubahan dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih,” pungkasnya.

Dengan gerakan serentak ini, BKPRMI berharap istigosah tidak hanya melahirkan doa, tetapi juga menjadi energi moral kolektif untuk menjaga harmoni Banyuwangi, sekaligus menguatkan peran pemuda masjid sebagai motor penggerak persatuan dan perdamaian di tengah masyarakat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Petugas dan Warga Binaan Lapas Banyuwangi Gelar Doa Lintas Agama untuk Keselamatan Negeri
Next Article
SH Terate dan PSHW-TM, Sepakat Bersatu Jogo Ponorogo

Related to this topic:

Be the first to write a comment.