Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Jaga Stabilitas Harga Beras, Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi Gelar Gerakan Pangan Murah

BANYUWANGI || Bratapos.com – Untuk menjaga stabilitas harga beras sekaligus memastikan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat, Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi aktif melaksanakan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah binaan, Senin (1/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog, dengan dukungan TNI dan pemerintah daerah. Tujuannya, meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan sekaligus menjaga ketahanan pangan lokal.

BACA JUGA : Keluarga Ahli Waris Samoe Nurlatu Pasang Spanduk Larangan Aktivitas Di Lahan Pagar Seng Gunung Botak

Dalam pelaksanaannya, Bulog menyediakan beras kemasan 5 kilogram dengan harga Rp58.000 per karung, lebih murah dibandingkan harga pasar. Demi pemerataan, pembelian dibatasi maksimal dua karung per orang.

Salah satu Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi, Serda Moh. Hisyam Rosadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi solusi nyata atas fluktuasi harga pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya pemerintah melalui Bulog untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras. Kami berharap langkah ini bisa membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0825/01 Banyuwangi, Kapten Kav Andoko, menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Bulog, dan pemerintah daerah sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

“Program ini adalah wujud nyata kepedulian bersama untuk menjaga stabilitas harga pangan. Alhamdulillah pelaksanaan GPM berjalan lancar, aman, dan mendapat respons positif dari masyarakat,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean sejak pagi hari. Salah seorang warga Kelurahan Sobo, Siti Aminah (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

“Harga beras di pasar sekarang cukup tinggi, jadi dengan adanya beras murah dari Bulog ini kami merasa sangat terbantu. Bisa sedikit mengurangi beban belanja dapur. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” tuturnya dengan wajah sumringah.

Dengan keterlibatan langsung aparat TNI melalui Babinsa, program GPM di Banyuwangi bukan hanya sekadar penyaluran beras murah, tetapi juga menjadi bentuk penguatan sinergi pemerintah dengan rakyat dalam menghadapi dinamika pangan dan ekonomi nasional. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Dandim 0825/Banyuwangi Tekankan Peran Purna Paskibraka sebagai Garda Teladan Generasi Bangsa
Next Article
KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Promo Diskon 20 Persen Sambut HUT ke-80, Berlaku untuk Berbagai Perjalanan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.