Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Dugaan Pungutan Uang Gedung Dan Seragam Di SMAN 1 Kasiman Membuat Sebagian Wali Murid Resah.

KOMENTAR 1025

 

BOJONEGORO || Matraman-Bratapos.com-Maraknya dugaan pungli di sekolah sekolah Negri Kabupaten di Bojonegoro membuat sebagian wali murid menjerit,pasalnya anggaran yang di gelontorkan ratusan juta rupiah oleh pemerintah.

BACA JUGA : Plt Bupati Lisdyarita Resmi Lantik Volunteer Grebeg Suro 2026, Pemuda-Pemudi Bumi Reyog Siap Bergerak

Tetap tak menyurut kan tekat pihak sekolah, beserta Komite dengan berbagai cara untuk bisa melakukan dugaan pungli kepada wali murid.seperti yang terjadi di SMAN 1 Kasiman Kabupaten Bojonegoro.Sabtu 28/09/2024.

Menurut aduan dari walimurid kepada awak media bratapos.com sebut saja TK mengatakan",saya bingung mas mau keluh kesah kemana lagi karena pungutan uang gedung Rp 2.000.000 dan pungutan seragam Rp 950.000 di SMAN 1 Kasiman. sangat sangat memberatkan kami sebagai wali murid,di tengah susahnya mencari ekonomi untuk menopang kehidupan sehari hari dan kami sebagai wali murid di hadapkan dengan pungutan bertubi tubi dari pihak sekolah.

TK menambahkan",setiap kami walimurid di undang untuk rapat komite selalu tentang pungutan pungutan yang bagi kami tidak masuk akal.salah satunya tentang pungutan yang fantastis.

Padahal untuk kelas 1 SMAN 1 Kasiman terbagi menjadi 6 kelas perkelas dengan jumlah murid 36 berarti total murid 216 murid kalau permurid di kenakan pungutan Rp 2.950.000 berarti kan udah terkumpul dana Rp 637.000.000 yang jadi pertanyaan kami sebagai walimurid terus di kemanakan dana tersebut mas.

Lanjut TK",hidup kami sudah berat mas untuk mencukupi kebutuhan sehari hari saja pontang panting banting tulang.dan biarpun kami orang bodoh orang desa tapi kami semua tau kalau untuk biaya sekolah sebagian sudah di cover oleh bantuan dana boS

Kami sebagai wali murid berharap setelah munculnya pemberitaan ini semoga pihak pihak sekolah yang melakukan dugaan tindakan pungli segera di tindak tegas oleh Dinas Pendidikan dan Aparat Penegak Hukum( APH) sesuai hukum yang berlaku di Negara kita Indonesia tutup TK kepada awak media Bratapos.com

Dan di tempat terpisah kemudian awak media mencoba konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Kasiman Ninis terkait perihal dugaan pungutan uang gedung dan seragam sekolah melalui sambungan Chat via WhatsApp namun sampai berita ini di naikan belum ada tanggapan dari ninis Bratapos.com (Bersambung)

 

Pewarta BR//HS

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ketahuan mark- Up Pemdes Sawotratap Kecamatan Gedangan Akan Segera Kembalikan
Next Article
LP-KPK Komisi Cabang Kediri Siap Berkibar di Bumi Kediri Raya Masa Bakti 2024-2027

Related to this topic:

Be the first to write a comment.