Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Latihan Pencak Silat Militer Kodim 0825/Banyuwangi, Tempa Ketangguhan dan Kesiapsiagaan Prajurit

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Pembinaan kemampuan tempur dan mental prajurit terus diperkuat oleh Kodim 0825/Banyuwangi melalui latihan Pencak Silat Militer (PSM) yang digelar di Koramil 0825/09 Tegaldlimo, Rabu (15/04/2026). Latihan ini menjadi instrumen strategis dalam membentuk prajurit yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki refleks taktis, disiplin tinggi, dan daya tahan mental di medan tugas.

Kegiatan berlangsung intensif dan terstruktur, memadukan teknik dasar hingga lanjutan dalam bela diri militer. Setiap gerakan dirancang untuk meningkatkan respons cepat, akurasi, serta kemampuan bertahan dan menyerang dalam situasi dinamis, baik pada operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

BACA JUGA : Ramai Kewalahan Diserbu Pembeli, Muncul Ide Investasi Akhirnya Macet, Selebgram Cantik Nangis

Pasiops Kodim 0825/Banyuwangi, Kapten Inf Deni Suyitno, menegaskan bahwa PSM merupakan bagian esensial dari pembinaan satuan yang berorientasi pada kesiapan tempur prajurit.

“Pencak Silat Militer bukan sekadar latihan fisik, tetapi metode pembinaan menyeluruh untuk membentuk prajurit yang tangguh, responsif, dan berkarakter. Ini adalah fondasi agar setiap prajurit mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur di lapangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, konsistensi latihan menjadi kunci dalam menjaga standar profesionalisme prajurit di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Kami menekankan latihan yang berkelanjutan dan terukur. Tujuannya jelas, menjaga kesiapan operasional prajurit agar selalu berada pada kondisi prima, kapan pun dibutuhkan,” imbuh Kapten Deni.

Sementara itu, Danramil 0825/09 Tegaldlimo Kapten Inf Edi Supriono, menyebut latihan PSM sebagai bagian dari upaya membangun soliditas dan kepercayaan diri prajurit di tingkat kewilayahan.

“Latihan ini tidak hanya mengasah kemampuan individu, tetapi juga membangun kekompakan dan naluri tempur satuan. Prajurit harus siap menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah, dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan humanisme,” ujarnya.

Menurutnya, penguasaan bela diri militer menjadi bekal penting bagi aparat teritorial dalam menjalankan tugas pembinaan wilayah, termasuk menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dengan pelaksanaan latihan yang disiplin dan berkesinambungan, Kodim 0825/Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam mencetak prajurit yang adaptif, profesional, dan berdaya juang tinggi. Pencak Silat Militer menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kesiapsiagaan TNI AD, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pisah Sambut Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Resmi Serahkan Tongkat Estafet kepada Solichin
Next Article
Patroli Cipkon Brimob Polda Jatim di Muncar Banyuwangi, Sasar Titik Rawan hingga Kawasan Pelabuhan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.