Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Rumah Warga di Kabat Banyuwangi Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Kebakaran rumah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Sebuah rumah milik warga di Dusun Krajan, Desa Kabat, Kecamatan Kabat, dilaporkan terbakar pada Sabtu (23/5/2026) malam. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari kamar bagian depan rumah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.25 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian atap bangunan, karena material plafon dan rangka kayu yang mudah terbakar.

BACA JUGA : Polemik Tambang Sayutan Belum Tuntas, RDP DPRD Magetan Hanya Hasilkan Penghentian Sementara

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi bergerak cepat setelah menerima laporan warga melalui Call Center Damkarmat pada pukul 23.33 WIB. Regu Brama 2 langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.50 WIB.

Komandan Regu Brama 2 Damkarmat Banyuwangi mengatakan, setibanya di lokasi petugas mendapati api sudah membesar dan membakar sebagian besar bangunan rumah.

“Begitu tiba di lokasi, api sudah membesar dan merembet ke beberapa bagian rumah. Tim langsung melakukan pemadaman dan pengendalian, agar api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Komandan Regu.

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman secara intensif dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 00.11 WIB dini hari. Selanjutnya, proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi dilakukan hingga pukul 00.38 WIB untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Berdasarkan hasil pendataan petugas di lapangan, rumah tersebut diketahui dalam keadaan kosong saat kejadian. Pemilik rumah, Andri Ariyanto (31), sedang tinggal sementara di rumah saudaranya karena kondisi sakit.

“Dugaan awal sumber api berasal dari korsleting listrik di kamar depan, kemudian merembet ke plafon dan rangka kayu atap rumah sehingga api cepat membesar,” terangnya.

Kronologi kejadian bermula saat seorang saksi mata bernama Dwi Indriani, melihat kepulan asap disertai kobaran api dari bagian depan rumah korban saat hendak mematikan kran air di teras rumahnya.

“Saya kaget melihat asap tebal dan api sudah muncul dari depan rumah. Saya langsung teriak meminta tolong warga, karena takut apinya semakin besar,” ungkap Dwi.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Dua warga lainnya, Askari dan Joko Marsudi, turut membantu sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Dalam proses pemadaman, Regu Brama 2 mengerahkan dua unit mobil pemadam, yakni Ayaxx 03 dan Fire Doome 05. Petugas menggelar satu selang ukuran 2,5 inci dan dua selang ukuran 1,5 inci untuk menjinakkan kobaran api yang melahap ruang depan, ruang tengah, kamar hingga dapur belakang rumah.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. Sejumlah bagian bangunan dan barang berharga yang terbakar antara lain plafon, rangka kayu, genteng, kasur, lemari, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.

Selain Damkarmat Banyuwangi, penanganan kebakaran juga melibatkan personel Polsek Kabat, petugas PLN, dan warga sekitar.

Damkarmat Banyuwangi kembali mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi rumah yang sudah tua atau tidak terawat.

“Pastikan instalasi listrik di rumah rutin diperiksa, demi mencegah terjadinya kebakaran. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” pungkas Komandan Regu.

“PANTANG PULANG SEBELUM API PADAM,” menjadi semangat petugas Damkarmat Banyuwangi dalam setiap penanganan kebakaran demi keselamatan masyarakat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Strategi Humanis Lapas Banyuwangi, Bangun Solidaritas Warga Binaan Lewat Makan Siang Bersama
Next Article
Sikat Habis Begal dan Curanmor, Langkah Tegas Jatanras Polda Jatim Banjir Dukungan Masyarakat

Related to this topic:

Be the first to write a comment.