Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kang Sardjono : Jangan Dipilih Jika Visi dan Misi, Calon Walikota dan Wakil WaliKota Masih ' Abu-Abu

Kota Madiun || Bratapos.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan momen penting bagi warga masyarakat. Untuk itu, perlu memahami dengan baik visi dan misi calon pemimpin yang kemudian akan mereka pilih.

Antara lain, terkait tentang komitmen mereka terhadap pembangunan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur harus jelas dan nyata.

BACA JUGA : Pembahasan Tiga Raperda Tuntas, DPRD Kota Madiun Tunggu Rekomendasi Provinsi

Pendapat tersebut disampaikan kepada bratapos.com, oleh Kang Sardjono,
Pemerhati Publik dari Jaringan Informasi Madiun (JIMAD) bahwasanya pemilih itu memiliki hak konstitusional untuk mengetahui komitmen tersebut, untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan harapan mereka. 

"Pemilihan calon kepala daerah adalah hak mutlak warga masyarakat. Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota akan diusung oleh partai politik atau melalui jalur perseorangan. Dalam kontestasi politik, komunikasi dan sinkronisasi antara warga, partai politik, dan calon sangat penting," ujarnya, Minggu (7/6/2024).

Kang Sardjono, juga menambahkan bahwa pemilik kedaulatan untuk memilih Calon Kepala Daerah adalah mutlak hak konstitusional warga masyarakat setempat. Sementara sang Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota akan diusung dan diberangkatkan melalui Partai Politik ( Koalisi Partai Politik ) atau Jalur Perseorangan ( bila memungkinkan ). 

Menurutnya, secara Logika riil dari sebuah kontestasi politik seperti itu tentu diperlukan komunikasi dan sinkronisasi yang harmonis antara warga masyarakat, Partai Politik dan Calon itu sendiri.

"Jika hal tersebut terabaikan, bukan tidak mungkin nantinya akan terjadi ketidakseimbangan yang berdampak menjadi terganggunya pelaksanaan program dari Visi Misi sang Calon Walikota dan Calon Wakil walikota yang terpilih nantinya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kang Sardjono juga menjelaskan bahwa niat dan semangat mengimplentasikan visi dan misi dari seorang Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota. Untuk membangun semua aspek yang diharapkan dan diimpikan oleh sebagian besar masyarakat disemua level dan golongan, jangan hanya retorika dan isapan jempol belaka. 

"Tantangan kedepan makin kompleks dan perlu kesungguhan dan keseriusan calon Pemimpin Daerah Kota Madiun kedepan," pungkas Kang Sardjono.

 


Pewarta : Jhon Mongaz 

 

 

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kodim 0718/Pati Menyelenggarakan Acara Komunikasi Sosial Dengan Keluarga Besar TNI
Next Article
Kapolda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya Safari Kamtibmas, Serta Melakukan Monitoring Kegiatan Suroan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.