Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Nelayan Asal Mimbo Hilang di Laut, Diterjang Cuaca Buruk Saat Pulang Melaut

SITUBONDO || Bratapos.com — Seorang nelayan asal Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat perjalanan pulang dari melaut, pada Rabu (28/5/2025) sore.  

Korban yang diketahui bernama Suhar (41) itu, diduga jatuh ke laut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi saat berada di atas perahunya di Perairan Lebuk, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih.

BACA JUGA : Gugatan Pembatalan Akta Hibah Warga Majangtengah Lawan Lilik Sudah Mencapai Sidang Pemeriksaan Setempat

Informasi awal diterima oleh Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Jangkar sekitar pukul 19.10 WIB, dari seorang warga pesisir bernama Tayyib. Menurut laporan tersebut, Suhar berangkat melaut seorang diri menggunakan perahu fiber bernama Arga Dana, jenis perahu pancingan berkatir, sekitar pukul 15.00 WIB dari Pantai Mimbo.

Sekitar pukul 17.13 WIB, cuaca mendadak mulai memburuk. Suhar yang hendak kembali ke daratan, kemudian mendapat bantuan dengan digandeng oleh perahu Slerek bernama Balado. Namun nahas, dalam perjalanan pulang, Suhar tiba-tiba pingsan dan jatuh ke laut. 

Anak Buah Kapal (ABK) Slerek Balado sempat berusaha melakukan penyelamatan, karena cuaca ekstrem dan kondisi yang mulai gelap membuat upaya tersebut gagal. Suhar hanyut dan hingga kini belum ditemukan.

Komandan Posal Jangkar, Letda Laut (P) Aditya Arief P, menyampaikan di karenakan kondisi cuaca yang belum memungkinkan, proses pencarian akan dilanjutkan besok pagi oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos TNI AL Jangkar, Satpolairud Polres Situbondo, BPBD Situbondo, Basarnas Banyuwangi, Polsek Banyuputih, Tagana Situbondo, Pemerintah Desa Sumberanyar, serta dibantu para nelayan setempat.

"Koordinasi lintas instansi telah kami lakukan, tim evakuasi sudah disiagakan untuk operasi pencarian yang akan dimulai sejak pagi hari, apabila kondisi laut memungkinkan, ujar Letda Laut (P) Aditya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dan warga sekitar masih berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem bagi para nelayan yang melaut di perairan utara Situbondo. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Jelang Idul Adha 2025, Dispertan Banyuwangi Gencarkan Pemeriksaan Hewan Kurban di Seluruh Kecamatan
Next Article
Pemkab Purwakarta Bangun Keamanan Desa Lewat Komitmen Bersama Polisi dan Pemdes

Related to this topic:

Be the first to write a comment.