Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

8 Catin Antusias Ikuti BINWIN, Penyuluh Agama Islam KUA Gambiran Ingankan ini.!!

BANYUWANGI || Bratapos.com – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gambiran melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (BINWIN) Mandiri, pada Rabu (17/07/2024) pagi. Sebanyak 8 pasangan Calon Pengantin (Catin) antusias mengikuti acara tersebut.

Hadir selaku narasumber, Dr. Tiniwati menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Desa jajag, menyampaikan tema tentang  Kesehatan Reproduksi dan pencegahan stunting. Selain itu, khususnya bagi catin wanita diberikan materi tentang kesiapan menjadi calon ibu, pentingnya menjaga kesehatan dan mental.

BACA JUGA : Hadapi Era Aging Population, Banyuwangi Perkuat Kebijakan Ramah Lansia Melalui Rembug Lansia 2026

"Harus tau bagaimana menyiapkan diri pada proses kehamilan hingga melahirkan. Kesehatan sangat penting, baik untuk calon ibu maupun calon bayi," tutur Dr. Tiniwati.

Ditempat terpisah Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi, Chaironi Hidayat mengatakan, bagi para Catin semua harus mendapatkan Bimbingan Perkawinan Mandiri di masing-masing-masing KUA Kecamatan setempa.

"Binwin merupakan rogram dari Kementerian Agama, juga sebagai tindak lanjut dari KUA untuk mengawal para Catin sampai pada pelaksanaan akad nikah," kata Chaironi.

Sementara Kepala KUA Kecamatan Gambiran Gufron Mustofa, membuka kegiatan BINWIN Mandiri dengan tema "Pengantin Indonesia Sehat, Pengantin Indonesia bebas stunting bebas Judol Pinjol, Pengantin Indonesia Sakinah Mawaddah wa Rahmah".

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gambiran, Dalila, selaku fasilitator menyampaikan bahwa kunci sukses dari rumahtangga adalah  musyawarah, Janji kokoh, Niat yang kuat, dan Saling percaya untuk memperkuat tali kasih dalam pernikahan.

Dalila juga mengingatkan, bahwa  maraknya Judol dan Pinjol (Judi online dan Pinjaman online) merupakan awal dari permasalahan keretakan hingga pada kehancuran rumah tangga, oleh  karena itu jauhilah Judol dan Pinjol.

"Tidak ada pernikahan yang tidak punya masalah, akan tetapi semua masalah pasti ada jalan keluarnya bila di lalui dengan musyawarah," pesannya. Ruslan AG

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pemerintah Desa Ngrayudan Realisasikan Dana Desa TH 2024 Untuk Bangun Jalan Paving Di Dusun Sanan
Next Article
Dishub dan Polres Grobogan Gelar Ramp Check dalam Rangka Operasi Patuh Candi 2024

Related to this topic:

Be the first to write a comment.