Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Jembatan Perintis Garuda Dikebut Kodim 0825/Banyuwangi, Akses Vital Dua Kecamatan Segera Terbuka

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Kodim 0825/Banyuwangi terus menggenjot pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung dengan Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, Selasa (3/2/2026). Proyek strategis ini menjadi solusi atas keterisolasian akses transportasi yang selama ini menghambat mobilitas dan distribusi ekonomi warga di dua wilayah tersebut.

Meski dihadapkan pada kondisi medan yang cukup ekstrem dan keterbatasan akses alat berat, pengerjaan jembatan tetap berjalan sesuai target. Di lapangan, prajurit TNI bersama masyarakat tampak bahu-membahu memindahkan material struktur baja secara manual melalui jalur sempit yang tidak dapat dilalui kendaraan berat. Sistem gotong royong diterapkan untuk menjaga ritme pembangunan agar tetap optimal.

BACA JUGA : Hadapi Era Aging Population, Banyuwangi Perkuat Kebijakan Ramah Lansia Melalui Rembug Lansia 2026

Hingga saat ini, progres pembangunan telah memasuki tahap pemasangan tiang utama serta penguatan fondasi beton. Jembatan Perintis Garuda dirancang dengan spesifikasi konstruksi yang kokoh dan berdaya tahan tinggi, sehingga mampu menopang arus transportasi hasil pertanian, logistik, serta aktivitas sosial-ekonomi masyarakat.

Pantauan di lokasi menunjukkan sinergi kuat antara personel TNI dan warga setempat dalam proses pengerjaan pondasi jembatan. Semangat kebersamaan menjadi kunci percepatan pembangunan, sekaligus mencerminkan nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga.

Keberadaan jembatan ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh antar-desa secara signifikan, yang sebelumnya menjadi hambatan utama logistik dan pelayanan dasar masyarakat. Selain memperlancar akses, jembatan juga diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan pedesaan.

Melalui program Karya Bhakti TNI, Kodim 0825/Banyuwangi tidak hanya hadir sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan desa.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., melalui personel di lapangan menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan demi kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara TNI dan warga menjadi fondasi utama agar pembangunan ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di tingkat akar rumput,” tegasnya.

Setelah rampung, Jembatan Perintis Garuda akan menjadi jalur vital penopang aktivitas ekonomi Desa Seneporejo dan Desa Sambirejo. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperpendek jarak tempuh, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menunjang mobilitas sosial dan ekonomi warga secara berkelanjutan.

Pembangunan jembatan akan terus dilanjutkan hingga selesai dan siap difungsikan dalam waktu dekat, sebagai akses strategis yang membawa dampak nyata bagi kemajuan wilayah selatan Banyuwangi. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
SPPG Ngrupit Ponorogo, Komitmen Pelayanan Tepat Waktu, Tepat Guna, Dan Tepat Sasaran
Next Article
Polresta Banyuwangi Gelar Gerakan Tambal Jalan Berlubang, Tekan Risiko Kecelakaan Lalu Lintas

Related to this topic:

Be the first to write a comment.