Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Aksi Humanis TNI di Tengah Puncak Arus Balik Ketapang, Bagikan Makanan Demi Keselamatan Sopir

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Di tengah lonjakan arus balik Lebaran 2026 yang memadati Pelabuhan Ketapang, kehadiran prajurit TNI dari Kodim 0825/Banyuwangi menjadi oase di tengah antrean panjang kendaraan. Rabu (01/04/2026) siang, mereka turun langsung membagikan makanan dan minuman kepada para sopir yang terjebak dalam kepadatan penyeberangan menuju Bali.

Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar bentuk empati, melainkan langkah strategis untuk menjaga keselamatan para pengemudi, khususnya sopir logistik dan angkutan umum yang harus menunggu berjam-jam di jalur antrean. Keletihan akibat waktu tunggu panjang dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat melanjutkan perjalanan lintas provinsi.

BACA JUGA : Hadapi Era Aging Population, Banyuwangi Perkuat Kebijakan Ramah Lansia Melalui Rembug Lansia 2026

Di lapangan, para sopir tampak antusias menyambut bantuan tersebut. Selain membantu menjaga stamina, perhatian langsung dari aparat juga memberikan dorongan moral di tengah tekanan perjalanan panjang.

Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam momentum arus balik tidak hanya terbatas pada aspek pengamanan.

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami tidak hanya memastikan situasi tetap kondusif, tetapi juga berupaya memberikan pelayanan kemanusiaan agar para pengguna jalan bisa tetap aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan,” ujarnya.

Sinergi antara TNI dan aparat terkait dalam pengamanan arus balik di kawasan Ketapang, menjadi faktor kunci dalam mengurai kepadatan yang terjadi. 

Selain pengaturan lalu lintas dan pengamanan, pendekatan humanis seperti ini dinilai efektif meredam ketegangan di lapangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat.

Dengan tingginya volume kendaraan pada puncak arus balik tahun ini, langkah proaktif seperti pembagian konsumsi bagi sopir diharapkan mampu menjaga kondisi fisik pengemudi tetap prima. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi menekan angka kecelakaan dan memastikan distribusi logistik nasional tetap berjalan lancar. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Arus Balik Meledak di Ketapang Banyuwangi, Antrean Kendaraan Mengular hingga Berjam-jam
Next Article
Diduga Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim, Pimpinan Ponpes Ushulul Hikmah Al Ibrohimi Diadili

Related to this topic:

Be the first to write a comment.