Deli Serdang | bratapos.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Deli Serdang menggelar serangkaian kegiatan silaturahmi, ziarah, serta kunjungan ke berbagai lembaga pendidikan berbasis NU. Salah satu kunjungan utama dilakukan di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, sebuah dusun terpencil yang seluruh rumah penduduknya berada di atas air laut.
BACA JUGA :
Hadapi Era Aging Population, Banyuwangi Perkuat Kebijakan Ramah Lansia Melalui Rembug Lansia 2026
Perjalanan Mengarungi Laut untuk Misi Pendidikan
Perjalanan menuju Paluh Kurau tidak mudah, tim harus menggunakan perahu atau sampan untuk menelusuri perairan dan melewati hutan bakau demi mencapai lokasi. Hal ini menjadi pengalaman tersendiri sekaligus pengingat bahwa perjuangan dalam membangun pendidikan Islam di daerah terpencil memerlukan usaha yang lebih besar.
Kunjungan ini dipimpin oleh Drs. H. Misran Sihaloho, M.Si, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang. Ia bersama tim mengawali kunjungan ke SMP NU Paluh Kurau, satu-satunya sekolah berbasis NU di daerah tersebut yang memberikan akses pendidikan bagi anak-anak pesisir tanpa harus menyeberang ke Belawan.
"Asyik dan menyenangkan kembali dapat berkunjung ke SMP NU Paluh Kurau ini setelah hampir dua tahun. Sekolah ini telah berkembang pesat, dengan jumlah siswa yang kini lebih dari 100 orang. Para guru pun semakin disiplin dalam menjalankan tugasnya," ujar H. Misran Sihaloho.
Keberadaan SMP NU Paluh Kurau menjadi harapan besar bagi masyarakat setempat. Kini, anak-anak di daerah ini dapat memperoleh pendidikan yang layak tanpa harus menghadapi kesulitan perjalanan jauh melalui perairan.
Dukungan NU untuk Pesantren dan Pendidikan Islam
Selain SMP NU Paluh Kurau, rombongan juga melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Takhfizul Qur’an Ayatul Mubarrak di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli. Pondok pesantren ini merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang berafiliasi dengan NU dan berperan penting dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an.
Dalam kunjungan ini, PCNU Deli Serdang memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para santri serta pengasuh pesantren. Dukungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat eksistensi pendidikan Islam berbasis Ahlussunnah wal Jamaah di Kabupaten Deli Serdang.
NU Hadir untuk Semua Kalangan
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Harlah NU ke-102, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa NU selalu hadir di tengah masyarakat, bahkan di daerah-daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di daerah terpencil tetap mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan Islam yang berkualitas. NU akan terus bergerak dan hadir untuk umat, tanpa memandang lokasi atau seberapa sulitnya akses menuju ke sana," tambah H. Misran Sihaloho.
Dengan perjalanan menelusuri muara dan mengunjungi dusun-dusun terpencil, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa tidak mengenal batas wilayah. Di usianya yang ke-102, Nahdlatul Ulama terus berkomitmen untuk membangun pendidikan, memperkuat ukhuwah, serta menjaga nilai-nilai Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin. Joko/editor Witnyo
Prev Article
Ratusan Barang Bukti Berserakan di Gudang Gakkum Lantas Polres Gresik Sampai Ringsek
Next Article
Sisi Lain Pelatihan Tim IKM Desa Mamben Baru