Namlea | bratapos.com - Ketua DPRD Buru Bambang Langlang Buana hadiri
kegitan Groundbreaking Jembatan Garuda yang buka langsung oleh Dandim 1506/Namlea,Letkol Infanteri. Heribertus Purwanto, S. I. P., M. I. P, yang berlokasi di Desa Waileman (Unit-R),Kecamatan Waelata,Kabupaten Buru,Maluku dengan tema negara hadir untuk rakyat melalui karya bakti TNI AD,"Rabu (1/4/2026).
BACA JUGA :
Hadapi Era Aging Population, Banyuwangi Perkuat Kebijakan Ramah Lansia Melalui Rembug Lansia 2026
Kegiatan itu juga di hadiri oleh:
- Bupati Buru, Yg diwakili oleh Stap Ahli Bupati Efendi Latif .
- Ketua DPRD Kabupaten. Buru Bambang Langlang Buana, S. Pd., M. Pd .
- Asisten III Drs Arman Buton
- Kajari Buru atau yang di wakili oleh Kasupsi Datun Emir Dwi Nugraha, SH .
- Kepala Pengadilan Negeri diwakili oleh, Hakim Ghesa Agnanto Hutomo, SH .
- Kabag Ren Polres Buru, AKP Subekti, SH .
- Kadis PU ,Joni Listanto.
- Danramil 1506-04) Waiapo ,Kapten Inf Husain Malagapy
- Pasi Intel Kodim 1505/Namlea Kapten Inf Usrin Sanduan
- Pasi ops Yon TP Letda Inf jufriadi
- Toga, Tomas, Todat.
- Kepala Desa Waeleman beserta Masyarakat yang hadir kurang lebih 50 orang.
Dalam sambutan Kapok sahli secara Virtual bahwa, pembangunan Jembatan merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah untuk, mempercepat pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,"Pungkasnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga memiliki dampak strategis dalam mendukung akses pendidikan, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Apresiasi sinergi TNI AD, Ketua DPRD Buru Bambang Langlang Buana, hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda sebagai bentuk apresiasi terhadap TNI dan pemerinta.
Bambang juga mengatakan pemerataan Infrastruktur, Pembangunan Jembatan Garuda dinilai sebagai solusi strategis dalam mempermudah mobilitas warga dan mempercepat distribusi hasil pertanian,"Katanya.
Selain itu, Dandim 1506/Namlea juga menyampaikan bahwa,Bapak Prabowo Subianto memiliki perhatian yang sangat besar terhadap daerah-daerah yang membutuhkan akses infrastruktur, khususnya jembatan yang telah rusak. beliau menegaskan, pembangunan dan perbaikan jembatan harus menjadi prioritas, karena jembatan merupakan penghubung vital antar wilayah dan penunjang aktivitas masyarakat.
"Lanjut Dandim, sehubungan dengan hal tersebut, kami telah mendapatkan tugas untuk melakukan pendataan titik-titik jembatan yang membutuhkan penanganan. Untuk sementara, di Kabupaten Buru telah kami tetapkan tiga titik sebagai tahap pertama. Selanjutnya, apabila terdapat arahan tambahan, kami akan kembali melakukan pendataan dan melaporkan titik-titik lainnya untuk segera ditindaklanjuti,Bebernya.
Jembatan yang di kerjakan antara lain jembatan menghubungkan antar desa, di antaranya Desa Wabloy, Waeleman dan Desa Waeflan.
Beberapa titik jembatan juga menghubungkan desa dengan dusun, bahkan akses penting seperti jalur menuju sekolah. Sebagai contoh, di Desa Waeflan terdapat akses antara desa dan sekolah yang akan terputus apabila debit air sungai meningkat saat musim hujan. Kondisi ini menyebabkan para pelajar dan guru tidak dapat melintas, sehingga sangat diperlukan pembangunan jembatan di lokasi tersebut.
Orang nomor satu di kodim 1506/ Namlea itu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar dapat memberikan dukungan dan partisipasi aktif demi kelancaran dan keberhasilan pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong, termasuk bekerja sama dengan TNI, agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,"Jelasnya.
Kami menargetkan dalam waktu kurang lebih dua bulan, atau bahkan lebih cepat, jembatan tersebut sudah dapat difungsikan untuk mendukung akses dan mobilitas masyarakat.
Ditempat yang sama,Stap ahli Bupati Efendi Latif yang mewakili Bupati Buru mengucapkan terima kasih. sebagaimana yang telah disampaikan oleh tim sebelumnya, pada prinsipnya kami selaku pemerintah daerah menyambut baik program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk menjembatani akses dan meningkatkan mobilitas masyarakat.
Kami juga bersyukur pada hari ini, dapat melaksanakan kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan jembatan, khususnya di Desa Waeleman.
Pemda Buru juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dandim 1506/Namlea, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk dukungan dari Tentara Nasional Indonesia dalam membantu pelaksanaan tugas-tugas di lapangan.
Harapan kami, sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya, pembangunan ini dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih dua bulan, atau bahkan lebih cepat. Dengan demikian, akses masyarakat dapat segera terbuka dan dimanfaatkan secara optimal. Kami percaya dengan keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi dan produktivitas masyarakat di desa.
Kadis PU Kabupaten Buru Joni Listanto,mengatakan dinasnya akan memberikan tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), sehingga pembangunan jembatan ini dapat memenuhi standar spesifikasi teknis yang ditetapkan serta memiliki nilai manfaat yang optimal dan kekuatan konstruksi yang memadai.
Joni menambahkan ketersediaan tenaga teknis di daerah masih terbatas. Oleh karena itu, melalui dukungan dari pihak PU, akan dilakukan pendampingan teknis agar seluruh proses pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan kualitas yang sesuai dengan harapan bersama.Pesan saya kepada seluruh masyarakat agar setelah pembangunan jembatan ini selesai, dapat bersama-sama menjaga dan memeliharanya dengan baik. Hal ini penting agar umur konstruksi jembatan dapat bertahan lebih lama dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,"Ungkapnya.
Kodim 1506 namlea juga meberikan bingkisan sembako kepada masyarakat waeleman yang ikut kegitan tersebut.