Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Ketum Meninggal Dunia, KJJT Tunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Plt hingga Munas 2026

SURABAYA, BRATAPOS.com – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) resmi menunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum untuk menjalankan roda organisasi pasca wafatnya Ketua Umum Slamet Maulana (Bang Ade).

Penunjukan tersebut diputuskan dalam rapat pengurus yang dihadiri para Ketua Perwakilan Wilayah (Kaperwil), pendiri, serta anggota dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur, Selasa (7/4/2026), di Perum Kodam Surabaya.

BACA JUGA : Hadapi Era Aging Population, Banyuwangi Perkuat Kebijakan Ramah Lansia Melalui Rembug Lansia 2026

Awalnya, pertemuan tersebut digelar dalam rangka tahlil dan doa bersama di rumah duka almarhum Slamet Maulana, yang meninggal dunia pada Minggu (5/4/2026). Namun, sebelum kegiatan berakhir, pengurus dan pendiri KJJT memandang perlu adanya kepastian arah organisasi ke depan.

Pengurus sekaligus pendiri KJJT, Agusnal Fitralius Hakim, menjelaskan bahwa penunjukan Plt Ketua Umum merupakan langkah organisasi yang mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).

“Dalam aturan organisasi disebutkan, apabila Ketua Umum berhalangan tetap atau meninggal dunia, maka harus dilakukan penggantian. Sebelum musyawarah anggota dilaksanakan, ditunjuk Plt untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas Plt Ketua Umum adalah menjaga stabilitas organisasi, memperkuat koordinasi, serta mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih ketua umum definitif. Rencananya, pemilihan Ketua Umum baru akan digelar pada Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 KJJT di Surabaya.

Sementara itu, Noor Arief Prasetyo, menyampaikan kesiapannya mengemban amanah tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian Slamet Maulana.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Amanah ini saya terima. Sebagai pendiri, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan cita-cita almarhum Zamzami sebagai inisiator KJJT, serta Bang Ade sebagai penerus,” ungkapnya.

Noor Arief juga mengimbau seluruh anggota KJJT di daerah, agar tetap tenang dan tidak khawatir terhadap keberlangsungan organisasi.

“Pasca hari ini, organisasi tetap berjalan seperti biasa. Anggap saja Ketua Umum masih Bang Ade, hingga nanti terpilih ketua definitif dalam musyawarah Agustus 2026,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran di daerah, segera berkoordinasi terkait administrasi dan kebutuhan organisasi yang belum terselesaikan.

Acara tahlil dan doa bersama yang dipandu Isma Hakim R berlangsung khidmat. Sejumlah anggota dan pengurus menyampaikan testimoni serta kenangan terhadap almarhum, yang dikenal sebagai sosok pejuang bagi wartawan.

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut. Keluarga almarhum, termasuk istri dan anak, tampak tak kuasa menahan air mata saat berbagai kisah perjuangan dan dedikasi Slamet Maulana disampaikan.

“Selamat jalan Bang Ade. Perjuanganmu membela wartawan yang tertindas akan terus kami lanjutkan,” ujar Mail, wartawan asal Pamekasan-Madura. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Diduga Ada Kejanggalan Proyek Aspal di RSUD Sidoarjo Barat, Nilai Rp150 Juta
Next Article
Pernikahan Mewah di Poter Tengah Bangkalan, Warga Ikut Merasakan Kebahagiaan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.